Senin, 31 Desember 2012

Amplop Kelulusan ~ Story



Hari Sabtu tanggal 12 Juni 2010 adalah hari yang di tunggu – tunggu karena hari ini adalah hari pengumuman kelulusan, itu artinya tanpa terasa sudah enam tahun aku belajar di SD 9 yang sangat ku cintai ini. Selama enam tahun pula segala suka dan duka ku jalani bersama teman – teman sekelasku terbayang olehku, setelah pengumuman nanti kami semua akan berpisah ke sekolah pilihan masing – masing ada perasaan sedih di hatiku.

Hari ini semua murid kelas 6 berkumpul,  kelas 6A dan kelas 6B semuanya duduk rapi di kursi masing – masing walau masih saja ada yang bercanda seakan tak perduli bahwa setelah hari ini kami semua akan berpisah. Kami berkumpul  di ruang Aula sekolah, ruang terbuka yang ada ditengah – tengah bangunan sekolah yang merupakan tempat pertemuan maupun tempat kami biasanya mengadakan acara – acara sekolah.

Saat ini terasa jantungku berdebar – debar karena aku takut jika nantinya aku tidak  lulus, di sisi hatiku yang lain aku punya keyakinan bahwa aku akan lulus, namun rasa itu tak mengurangi detak jantungku yang semakin kencang. Sesekali aku melihat ke arah teman  - temanku yang lain  ternyata dari wajah – wajah  merekapun aku melihat ada rasa khawatir yang tanpa sadar membuat kami saling saling tertegun dan diam  membisu.

Pengumuman pun tiba dan kami semua langsung  berdiri di depan meja secara bergantian dengan berbaris rapi, tibalah giliran nomorku yang di panggil untuk mengambil amplop. Saat hendak membuka amplop, terasa detak jantungku semakin tak menentu.  Amplop yang ku pegang terasa basah karena tanganku berkeringat dingin,  dan saat amplop kubuka secara perlahan ternyata...........alhamdullillah hirobbil ‘alamin..!!!!!!!!!!  aku dinyatakan lulus.

          Betapa senangnya hatiku, tak sadar aku berteriak sambil melompat kegirangan. Suasana yang tadinya sunyi jadi terdengar hiruk pikuk memenuhi seluruh ruangan, dan senangnya lagi seluruh teman – temanku di kelas 6 A  semuanya dinyatakan lulus, betapa senangnya kami hingga tak sadar kami saling berpelukan dan menangis terharu.



 (Tanjungpandan, 22 Juli 2010)









Tidak ada komentar:

Posting Komentar